Kamis, 06 Oktober 2011

visual basic.

Visual Basic 6.0 adalah bahasa pemrograman yang beroperasi dalam lingkup Ms. Windows yang banyak digemari para pengguna saat ini. Karena VB (panggilan populernya) termasuk bahasa pemrograman, maka didalamnya berisi perintah atau instruksi yang dapat dicerna oleh komputer untuk mengerjakan tugas tertentu
Visual Basic memiliki kemampuan yang berguna untuk membantu pengguna dalam membuat atau mengerjakan sebuah aplikasi, kemampuan itu antara lain,
·  membuat program aplikasi yang berbasis Windows.
·  membuat objek-objek yang berfungsi untuk membantu program utama,   seperti  file Help, kontrol ActiveX dan sebagainya.
·  mengetes program serta membuat program final bereksistensi EXE sehingga dapat langsung dijalankan.

Elemen Visual Basic
Dalam Visual Basic terdapat beberapa bagian yang berfungsi untuk membantu dalam tugas-tugas yang menggunakan Visual Basic, elemen-elemen itu:
·  Menu Bar
·  Control Menu
·  Toolbar
·  Jendela Form
·  Toolbox
·  Project Explorer
·  Jendela Properties
·  Form Layout

Visual Basic .NET

Visual Basic .NET

Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak kompatibel dengan versi terdahulu.

Versi

Terdapat tiga buah versi Visual Basic yang dirilis hingga bulan Agustus 2007, yakni:

Visual Basic .NET 2002 (VB 7.0)

Versi pertama dari Visual Basic .NET adalah Visual Basic .NET 2002 yang dirilis pertama kali pada bulan Februari 2002. Visual Basic .NET 2002 merupakan sebuah bahasa pemrograman visual yang berbasis bahasa BASIC (sama seperti halnya Visual Basic 6.0, tetapi lebih disempurnakan dan lebih berorientasi objek), dan didesain untuk berjalan di atas Microsoft .NET Framework versi 1.0.
Versi 7.0 ini dirilis bersamaan dengan Visual C# dan ASP.NET. Bahasa C#, yang dianggap sebagai jawaban terhadap Java, mendapatkan perhatian yang lebih banyak dibandingkan dengan VB.NET yang kurang begitu banyak diulas. Hasilnya, sedikit orang di luar komunitas Visual Basic yang memperhatikan VB.NET. Versi pertama ini kurang mendapat sambutan yang bagus dari para programmer, dan pada saat itu, program berbasis Visual Basic 6.0 sedang marak-maraknya dibuat. Para programmer yang mencoba Visual Basic .NET untuk pertama kali akan merasakan bahwa Visual Basic .NET sangatlah berbeda dibandingkan dengan Visual Basic sebelumnya. Contoh yang paling mudah adalah runtime engine yang lebih besar 10 kali lipat dibandingkan Visual Basic 6.0, dan juga meningkatkan beban di memori.

Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1)

Selanjutnya, pada bulan Maret 2003, Microsoft pun merilis lagi versi yang lebih baru dari Visual Basic .NET, Visual Basic .NET 2003. Versi ini berisi beberapa perbaikan dibandingkan dengan versi sebelumnya, dan aplikasi yang dibuatnya dapat berjalan di atas .NET Framework versi 1.1. Fitur yang ditambahkan adalah dukungan terhadap .NET Compact Framework dan mesin wizard upgrade VB6 ke VB.NET yang telah ditingkatkan. Peningkatan yang lainnya adalah peningkatan pada performa dan keandalan dari Integrated Development Environment (IDE) Visual Basic itu sendiri, dan juga runtime engine.
Visual Basic .NET 2003 tersedia dalam beberapa jenis cita rasa: Professional, Enterprise Architect dan Academic Edition. Khusus untuk Visual Basic .NET 2003 Academic Edition, versi tersebut didistribusikan secara gratis untuk beberapa sekolah di dalam setiap negara; versi Professional dan Enterprise Architect merupakan produk komersial.

Visual Basic 2005 (VB 8.0)

Setelah itu, Microsoft pun berkonsentrasi dalam mengembangkan Microsoft .NET Framework 2.0, dan tentunya alat bantu untuk membangun program di atasnya. Hingga pada tahun 2005, mereka pun merilis versi terbaru dari Visual Basic .NET, yang kali ini disebut dengan Visual Basic 2005 (dengan membuang kata ".NET"), bersama-sama dengan beberapa aplikasi pengembangan lainnya.
Untuk rilis 2005 ini, Microsoft menambahkan beberapa fitur baru, di antaranya adalah:
  • Edit and Continue
    Fitur ini sebelumnya terdapat di dalam Visual Basic, akan tetapi dihapus di dalam Visual Basic .NET. Dengan keberadaan fitur ini, para programmer dapat memodifikasi kode pada saat program dieksekusi dan melanjutkan proses eksekusi dengan kode yang telah dimodifikasi tersebut.
  • Evaluasi ekspresi pada saat waktu desain
  • Munculnya Pseudo-Namespace "My", yang menyediakan:
    • Akses yang mudah terhadap beberapa area tertentu dari dalam .NET Framework yang tanpanya membutuhkan kode yang sangat signifikan.
    • Kelas-kelas yang dibuat secara dinamis (khususnya My.Forms).
  • Peningkatan yang dilakukan terhadap konverter kode sumber dari Visual Basic ke Visual Basic .NET.
  • Penggunaan kata kunci (keyword) Using, yang menyederhanakan penggunaan objek-objek yang membutuhkan pola Dispose untuk membebaskan sumber daya yang sudah tidak terpakai.
  • Just My Code, yang menyembunyikan kode reusable yang ditulis oleh alat bantu Integrated Development Environment (IDE) Visual Studio .NET.
  • Pengikatan sumber data (Data Source binding), yang mampu mempermudah pengembangan aplikasi basis data berbasis klien/server.
Fungsi-fungsi yang tersebut di atas (khususnya My) ditujukan untuk memfokuskan Visual Basic .NET sebagai sebuah platform pengembangan aplikasi secara cepat dan "menjauhkannya" dari bahasa C#.
Bahasa Visual Basic 2005 memperkenalkan fitur-fitur baru, yakni:
  • Bawaan .NET Framework 2.0:
    • Generics
    • Partial class, sebuah metode yang dapat digunakan untuk mendefinisikan beberapa bagian dari sebuah kelas di dalam sebuah berkas, lalu menambahkan definisinya di lain waktu; sangat berguna khususnya ketika mengintegrasikan kode pengguna dengan kode yang dibuat secara otomatis.
    • Nullable Type
  • Komentar XML yang dapat diproses dengan menggunakan beberapa alat bantu seperti NDoc untuk membuat dokumentasi secara otomatis.
  • Operator overloading
  • Dukungan terhadap tipe data bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) yang umumnya digunakan di dalam bahasa lainnya.

Visual Basic 9.0 (Visual Basic 2008)

Versi ini merupakan versi terbaru yang dirilis oleh Microsoft pada tanggal 19 November 2007, bersamaan dengan dirilisnya Microsoft Visual C# 2008, Microsoft Visual C++ 2008, dan Microsoft .NET Framework 3.5.
Dalam versi ini, Microsoft menambahkan banyak fitur baru, termasuk di antaranya adalah:

Hubungan dengan Visual Basic klasik

Apakah Visual Basic .NET dianggap sebagai sebuah versi Visual Basic atau benar-benar bahasa yang berbeda merupakan sebuah topik perdebatan yang hangat. Hal ini dikarenakan sintaksis bahasa Visual Basic .NET tidak mengalami perubahan yang sangat drastis, dan hanya menambahkan beberapa dukungan fitur baru seperti penanganan eksepsi secara terstruktur dan ekspresi yang bisa di-short-circuit-kan. Dua perubahan tipe data pun terjadi saat berpindah ke Visual Basic .NET. Dibandingkan dengan Visual Basic 6.0, tipe data Integer yang dimiliki oleh Visual Basic .NET memiliki panjang dua kali lebih panjang, dari 16 bit menjadi 32 bit. Selain itu, tipe data Long juga sama-sama berubah menjadi dua kali lipat lebih panjang, dari 32 bit menjadi 64 bit. Bilangan bulat 16-bit dalam Visual Basic .NET dinamakan dengan Short. Lagi pula, desainer GUI Windows Forms yang terdapat di dalam Visual Studio .NET atau Visual Basic .NET memiliki gaya yang sangat mirip dengan editor form Visual Basic klasik.
Jika sintaksis tidak banyak yang berubah, lain halnya dengan semantik, yang berubah secara signifikan. Visual Basic .NET merupakan sebuah bahasa pemrograman yang mendukung fitur "Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek" secara penuh, karena memang didukung oleh arsitektur Microsoft .NET Framework, yang mengandung kombinasi dari Common Language Runtime dan Base Class Library. Visual Basic klasik, hanya merupakan sebuah bahasa pemrogaman berbasis objek, yang berjalan di atas arsitektur Component Object Model (COM).
Perubahan ini telah mengubah banyak asumsi tentang hal yang benar yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan performa dan kemudahan untuk dipelihara. Beberapa fungsi dan pustaka perangkat lunak, yang ada di dalam Visual Basic klasik, kini tidak terdapat di dalam Visual Basic .NET; mungkin masih banyak yang masih terdapat di dalam Visual Basic .NET, tapi tidak seefisien apa yang ditawarkan oleh .NET Framework. Bahkan jika program Visual Basic klasik bisa dikompilasi dengan benar, sebagian besar program Visual Basic klasik harus melalui beberapa proses refactoring untuk mengadopsi fitur bahasa baru secara keseluruhan. Dokumentasi untuk ini pun tersedia di situs Microsoft[1].

Contoh Pemrograman

Contoh program sederhana dalam bahasa Visual Basic .NET yang dipakai untuk menghitung jumlah pembayaran dari m_item buah barang dengan harga m_price per item ditambah 5% pajak penjualan: [2].
Dim m_item, m_price, tax, total As double
  m_item = double.Parse(textBox1.Text)
  m_price = double.Parse(textBox2.Text)
  tax = 0.05
  total = m_item * m_price * (1 + tax)
  label5.Text = total.ToString()
  MessageBox.Show("Well Done.")
Berikut ini adalah contoh lain dari program Visual Basic yang menggunakan objek CheckBox dan ComboBox untuk menghitung jumlah kredit mata kuliah yang diambil oleh seorang mahasiswa (masing-masing mata kuliah = 3 kredit):
Dim total As Integer
total = 0 ' awal dari jumlah kredit total
If (CheckBox1.Checked = True) Then 'boleh memilih semua checkbox
            total += 3
        End If
        If (CheckBox2.Checked = True) Then
            total = total + 3
        End If
        If (CheckBox3.Checked = True) Then
            total = total + 3
        End If
If (ComboBox1.SelectedIndex = 0) Then 'hanya bisa memilih satu
            total = total + 3
        ElseIf (ComboBox1.SelectedIndex = 1) Then
            total = total + 3
        ElseIf (ComboBox1.SelectedIndex = 2) Then
            total = total + 3 
        End If

koneksi Vb DENGAN basis data.

Koneksi VB DENGAN Basis Data

 
 
 
 
 
 
i
 
10 Votes
Quantcast
Untuk dapat mengakses suatu database dari visual basic, Anda harus membuat koneksi UNTUK dapat mengakses suatu database yang visual basic Dari, cara membuat koneksi ANDA Harus   ke database tersebut. ke basis data tersebut. Visual basic dapat menangani berbagai database, teks bakan worksheet excel. Visual basic dapat menangani Berbagai database, Teks Bakan worksheet excel. Terdapat beberapa cara yang tersedia untuk itu sesuai dengan database yang digunakan Terdapat beberapa cara Yang Tersedia UNTUK ITU DENGAN Sesuai database yang digunakan Yang
Cara 1. Cara 1. Menggunakan Object ADO Obyek Menggunakan ADO
Anda dapat menggunakan icon Adodc (Microsoft ActiveX Data Objects Data Control) pada toolbox. ANDA dapat menggunakan ikon Adodc (Microsoft ActiveX Data Objects Data Control) PADA toolbox. Jika pada toolbox tidak terdapat icon Adodc, Anda dapat menambahkannya dengan memilih menu Project, Components (Ctrl+T) lalu beri tanda pilih pada Microsoft ADO Data Control (OLEDB) dan klik Apply. Sekarang kita akan mencoba mengaitkan database Ms. Acess yang diberi nama Pembelian.mdb. Jika PADA toolbox terdapat ikon Adodc Tidak, ANDA dapat menambahkannya DENGAN Puyeng menu Project, Components (Ctrl + T) pilih Tanda hari lalu beri PADA Microsoft ADO Data Control (OLEDB) murah klik Terapkan. SEKARANG Kita Akan Mencoba mengaitkan basis data Ms Acess Yang diberi Nama Pembelian.mdb. Untuk itu, lakukan langkah-langkah sebagai berikut: UNTUK ITU, lakukan Langkah-Langkah sebagai berikut:
  1. Pilih menu File lalu New. Pilih menu File Baru hari lalu.
  2. Pilih VB Enterprise (Professional) Edition Controls. Pilih VB Enterprise (Professional) Edition Controls.
  3. Klik OK. Klik OK.
  4. Klik ganda pada folder Forms pada jendela proyek lalu klik ganda pada Form 1 sampai muncul tampilan form. Klik ganda folder PADA Bentuk Jendela Proyek PADA hari lalu klik ganda PADA Formulir 1 sampai Muncul Tampilan bentuk.
  5. Klik icon Adodc pada toolbox. Klik ikon Adodc PADA toolbox.
  6. Klik dan seret pada jendela form, sehingga muncul tampilan seperti Gb. Klik murah seret PADA Jendela bentuk, sehingga Muncul Tampilan seperti Gb. Objek yang tergambar dalam form disebut objek data. Objek Yang tergambar Dalam, bentuk disebut objek data.
  7. Tentukan properti data sebagai berikut: Tentukan properti sebagai berikut Data:
    1. Name db Nama db          Pembelian Pembelian
    2. Caption Data Barang Keterangan Barang data
    3. EO FAcction EO FAcction    2 2
  8. Tentukan properti ConnectionString dengan cara mengklik tombol … pada kolom ConnectionString sehingga muncul tam pilan seperti pada Gb Tentukan properti ConnectionString DENGAN cara mengklik Tombol ... PADA Kolom ConnectionString sehingga tam pilan seperti Muncul PADA Gb
  9. Pilih OptionButton pada Use Connection String lalu klik Build sehingga muncul tampilan seperti pada Gb Pilih OptionButton PADA Gunakan Koneksi String hari lalu klik Build sehingga Muncul Tampilan seperti PADA Gb
  10. Pilih Microsoft Jet 4.0 OLEDB Provider lalu klik Next. Pilih Microsoft Jet 4.0 OLEDB Provider hari lalu klik Berikutnya.
  11. Pilih (dengan mengklik tombol …) atau ketik nama database yang dipakai pada kolom Select or enter a database name. Pilih (DENGAN mengklik Tombol ...) atau ketik Nama database yang dipakai PADA Kolom Yang Pilih atau masukkan nama database.
  12. Klik Test Connection jika perlu, lalu kllk OK dua kali sampai tampilan kembali ke jendela Form. Uji Koneksi klik jika njaluk, kllk hari lalu OK doa kali Sampai Kembali Ke Tampilan Formulir Jendela.
  13. Tentukan properti RecordSource dengan cara mengklik tombol pada kolom RecordSource sehingga muncul tampilan seperti pada Gb Tentukan properti RecordSource DENGAN cara mengklik Tombol PADA Kolom RecordSource sehingga Muncul Tampilan seperti PADA Gb
  14. Pada kolom Command Type pilih 2-adCmdTable. PADA Kolom Command Tipe pilih 2-adCmdTable. Setelah kolom ini diisi, maka Anda akan dapat mengisi kolom Table or Stored Procedure Name. Kolom ini diisi Setelah, Maka ANDA Akan Mengisi Kolom Tabel dapat atau Nama Stored Prosedur. lsilah dengan memilib tabel Barang seperti pada Gb lsilah DENGAN memilib Tabel Barang seperti PADA Gb
  15. Klik OK. Klik OK.
  16. Simpan form dan proyek dengan nama VB-Lat-01 Simpan bentuk murah Proyek DENGAN VB-Lat Nama-01

Cara 2: Mendeklarasikan Objek Ado Cara 2: Mendeklarasikan Objek Ado
Object ado dapat dideklarasi melalui coding. Obyek dapat dideklarasi melalui basa-basi coding. Tiga object bawaan ADO dalam pengembangan aplikasi adalah : Tiga objek bawaan ADO Dalam, pengembangan aplikasi adalah:
1. 1. Obcet Connection Obcet Koneksi
untuk menangani koneksi antara program dengan sumber data atau server. UNTUK menangani koneksi ANTARA Program DENGAN sumber data yang atau server. Deklarasi dapat bersifat lokal maupun global serta dapat diletakan pada level form, modul atau class modul. ADO paling umum membuka suatu koneksi dengan menggunakan obyek Connection Open metoda. Deklarasi dapat bersifat Lokal maupun global yang dapat diletakan PADA Serta tingkat bentuk, modul atau modul kelas. ADO pagar Umum Membuka suatu koneksi DENGAN menggunakan obyek Connection Buka metoda. Sintaks untuk Metoda Open ditunjukkan sbb: Sintaks UNTUK Metoda Buka ditunjukkan sbb:  
Dim connection as New ADODB.Connection Dim koneksi seperti ADODB.Connection Baru
connection. Open ConnectionString , UserID , Password , OpenOptions koneksi. Open ConnectionString, UserID, Password, OpenOptions
Sebagai alternatif, anda dapat menggunakan teknik pintas, recordset.Open, untuk membuka koneksi yang tersembunyi dan mengeluarkan suatu perintah atas koneksi dalam satu operasi. Sebagai alternatif, ANDA dapat menggunakan teknik Pintas, recordset.Open, UNTUK Membuka koneksi Yang tersembunyi murah mengeluarkan suatu perintah koneksi Atas Dalam, Satu Operasi. Lakukan hal ini dengan mengaktivkan suatu koneksi yang valid seperti argumentasi ActiveConnection ke Metoda Open. Lakukan Hal ini mengaktivkan suatu koneksi DENGAN Yang berlaku seperti argumentasi ActiveConnection ke Metoda Open. Ini adalah sintaksis untuk masing-masing metoda di Visual Basic: Ini adalah sintaksis Masing-Masing UNTUK metoda di Visual Basic:
Dim recordset as ADODB.Recordset Set Dim recordset sebagai ADODB.Recordset Set
recordset = New ADODB.Recordset recordset = New ADODB.Recordset
recordset. Open Source , ActiveConnection , CursorType , LockType , Options recordset. Open Sumber, ActiveConnection, CursorType, LockType, Pilihan
Contoh : Contoh:
Deklarasi object Connection: Deklarasi object Connection:
Dim cn As New ADODB.Connection Dim cn Sebagai ADODB.Connection Baru
atau atau
Public cn As New ADODB.connection Public cn Sebagai ADODB.Connection Baru
Selanjutnya mengalokasikan memori untuk onject connection sbb: Selanjutnya mengalokasikan Memori UNTUK onject koneksi sbb:
Set cn = New ADODB.Connection Set cn = New ADODB.Connection
Kemudian isi property object connoction tersebut sbb: Kemudian isi properti obyek connoction tersebut sbb:
Contoh berikut adalah property untuk MSSQL Server Contoh berikut adalah properti UNTUK MSSQL Server
cn.connectionString = “Perovider=SQLOLEDB;” & _ cn.connectionString = "Perovider = SQLOLEDB;" & _
”Server=NamaServer; ” & _ "Server = NamaServer;" & _
“Initial catalog= inventory” & _ "Katalog persediaan awal =" & _
“user Id = zulidamel” _ "Pengguna Id = zulidamel" _
“Password=terserah” "Password = terserah"
cn.Open cn.Open
atau atau
koneksi = “Perovider=SQLOLEDB;” & _ koneksi = "Perovider = SQLOLEDB;" & _
”Server=NamaServer; ” & _ "Server = NamaServer;" & _  
“Initial catalog= inventory” & _ "Katalog persediaan awal =" & _
“user Id = zulidamel” _ "Pengguna Id = zulidamel" _
“Password=terserah” "Password = terserah"
cn.Open koneksi cn.Open koneksi
Jika tidak ingin menggunak authentik pada proses koneksi gunakan cara berikut: Jika Tidak Ingin menggunak authentik PADA proses koneksi gunakan cara berikut:      
koneksi = “Provider=SQLOLEDB.1;” & _ koneksi = "Provider = SQLOLEDB.1;" & _
“Integrated Security Info=False;” & _ "Integrated Security Info = False;" & _
“Data Source = NamaServer” "Data Source = NamaServer" cn.Open koneksi Bila koneksi sudah tidak diperlukan tutuplah koneksi dengan perintah cn.Open koneksi Bila Sudah Tidak diperlukan koneksi tutuplah koneksi DENGAN perintah
”Set cn = Nothing” "Set cn = Nothing"

2. 2. Object Command Object Command
Digunakan untuk perintah SQL ke sumber data atau server. Digunakan perintah SQL UNTUK ke sumber data yang atau server. Deklarasi object command sbb: Deklarasi objek perintah sbb:
Dim CmdBarang As New ADODB.Command Dim CmdBarang As New ADODB.Command
atau atau
Public Cmd as New ADODB.Command Public Cmd seperti New ADODB.Command
selanjutnya alokasikan memori untuk object Command sbb: Selanjutnya alokasikan Memori UNTUK object Command sbb:
Set CmdBarang = New ADODB.Command Set CmdBarang = Baru ADODB.Command
Kemudian Isi property object command Kemudian Isi properti objek perintah
CmdBarang.ActiveConection = cn CmdBarang.ActiveConection = cn
CmdBarang.CommandText = “select * from barang” CmdBarang.CommandText = "select * from barang"
CmdBarang.CommandType = adCmdText CmdBarang.CommandType = adCmdText

3. 3. Object Recordset Obyek Recordset
Digunakan sebagao penampung hasil eksekusi dalam bentuk tabel. Digunakan sebagao penampung hasil eksekusi Dalam, Bentuk Tabel. Deklarasi object record sbb: Deklarasi objek catatan sbb:
Dim rsBarang As New ADODB.Recordset Dim As New ADODB.Recordset rsBarang
atau atau
Public rsBarang As New ADODB.Recordset Publik rsBarang Sebagai ADODB.Recordset Baru
selanjutnya alokasikan memori ynryk object recordset sbb: Selanjutnya alokasikan Memori ynryk objek recordset sbb:
Set rsBarang = New ADODB.recordset Set rsBarang = New ADODB.Recordset
lalu isikan property object record set hari lalu isikan properti obyek rekor
rsBarang.CusrsorTYpe = adOpenDynamic rsBarang.CusrsorTYpe = adOpenDynamic
rsBarang.LockType = adLockOptimistic rsBarang.LockType = adLockOptimistic
rsbarang.Open cmdBarang rsbarang.Open cmdBarang
atau atau
rsbarang,open CmdBarang,, adOpenDynamic, adlockOptimistic, adCmdtext rsbarang, CmdBarang terbuka,, adOpenDynamic, adlockOptimistic, adCmdText


Data Control Data Kontrol
Visual Basic terus berkembang dalam pengembangan general purpose Windows, tetapi kemampuan database tidaklah bagian murni dari desainnya. Visual Basic Terus berkembang Dalam, tujuan umum pengembangan Windows, tetapi kemampuan database yang murni tidaklah BAGIAN Dari desainnya. Data Control, Kontrol data,   Visual Basic menambahkan, membuat Visual Basic suatu alat yang jauh lebih tangguh untuk pembuatan pemrograman database. Visual Basic menambahkan, cara membuat Visual Basic suatu alat Yang Jauh Lebih tangguh UNTUK Pembuatan Pemrograman database.

Data-control.jpg Data Control memberikan kemudahkan untuk mendapat data ke dalam program anda. Data Control memberikan kemudahkan UNTUK mendapat data yang ke Dalam, Program ANDA. Anda dapat dengan mudah mengaitkan ANDA DENGAN Mudah dapat mengaitkan   suatu file database, lalu mengaitkan suatu file database, mengaitkan hari lalu   data lainnya Data lainnya   untuk memindahkan data dari database ke aplikasi anda dan sebaliknya. UNTUK memindahkan Data Dari Database ke aplikasi ANDA murah sebaliknya. Data Control pada suatu database dan menetapkan tabel mana yang akan diambil, lalu mengaitkan Kontrol data suatu database yang murah PADA menetapkan Tabel mana Yang Akan diambil, mengaitkan hari lalu   ke pengendali Data Control, menetapkan ke pengendali Data Control, menetapkan   field yang akan ditampilkan. Yang Akan ditampilkan lapangan. Pada waktu itu aplikasi anda dapat mengambil, menampilkan, memperbaharui dan membuat database merekam. Waktu ITU PADA ANDA dapat mengambil aplikasi, menampilkan, memperbaharui cara membuat database yang merekam murah. Alir data di dalam skenario ini ditandai pada gambar. Alir Data di Dalam, skenario ini ditandai PADA gambar.

Jumat, 23 September 2011

Sekilas tentang VB


Sekilas Tentang Visual Basic 6.0 ( VB )

Microsoft Visual Basic adalah merupakan sebuah bahasa pemrograman komputer yang menjadi sarana ( Tools ) untuk menghasilkan program – program aplikasi yang berbasis windows.
  1. Sarana akses data yang lebih cepat dan handal untuk membuat aplikasi basis data yang berkemampuan tinggi.
  2. Tambahan contol – control baru lebih canggih serta peningkatan kaidah struktur bahasa visual basic.
  3. Visual Basic memiliki beberapa versi atau edisi yang disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.
Berikut ini perjalanan Visual Basic ( VB 1.0 sampai VB 10 ) yaitu :
  1. Proyek “ Thunder” dirintis.
  2. Visual Basic 1.0 ( May 1991 ) di rilis untuk windows pada Comdex / Windows Wordltrade yang dipertunjukkan di Atlanta, Georgia.
  3. Visual Basic 1.0 untuk DOS di rilis pada bulan September 1992. Bahasa ini kompatibel dengan Visual Basic For Windows. VB 1.0 for DOS ini pada kenyataannya merupakan versi kelanjutan dari compiler BASIC, Quick Basic dan BASIC Professional Development System
  4. Visual Basic 2.0 di rilis pada November 1992, cakupan pemrogramannya cukup mudah untuk digunakan dan kecepatannya juga telah di nodifikasi. Khususnya pada Form yang menjadikan object dapat dibuat secara seketika, serta konsep dasar dari Class modul yang berikutnya di implementasikan pada VB 4.
  5. Visual Basic 3.0 di rilis pada musim panas 1993 dan dibagi menjadi versi standard an professional. VB 3 memasukan Versi 1.1 dari Microsoft Jet Data base Engine yang dapat membaca serta menulis database Jet ( atau Access ) 1.x
  6. Visual Basic 4.0 ( Agustus 1995 ) merupakan versi pertama yang dapat membuat windows program 32 bit sebaik versi 16 bit nya. VB 4 juga memperkenalkan kemampuan untuk menulis non-GUI class pada Visual Basic.
  7. Visual Basic 5.0 ( Februari 1997 ), Microsoft merilis secara ekslusif Visual Basic untuk versi windows 32 bit. Programmer yang menulis programnya pada versi 16 bit dapat dengan mudah melakukan import programnya dari VB 4, VB 5 memperkenalkan kemampuan untuk membuat User Control.
  8. Visual Basic 6.0 ( pertengahan 1999), memperbaiki beberapa cakupan, termasuk kemampuannya untuk membuat Aplikasi Web-based. Visual Basic 6 di jadwalkan akan memasuki Microsoft “ fasa non Supported “ dimulai pada Maret 2008.
  9. Visual Basic NET ( VB 7 ), di rilis pada tahun 2002, beberapa yang mencoba pada versi pertama. NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sangat powerful tapi bahasa yang digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan kekurangan diberbagai area, termasuk runtimenya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB 6 serta peningkatan pengguna memory.
  10. Visual Basic NET 2003 ( VB 7.1 ¬), di rilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1
  11. Visual Basic 2005 ( VB 8.0 ), merupakan iterasi selanjutnya dari Visual Basic NET dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata – kata NET pada judulnya. Pada rilis ini Microsoft memasukan beberapa fitur baru diantaranya :
    • Edit and Continue, mungkin inilah kekurangan fitur terbesar dari VB NET pada VB 2005 ini kita diperbolehkan melakuakan perubahan kode pada saat program sedang dijalankan.
    • Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET 12 Visual Basic NET 2003 ( VB 7.1 ), di rilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1
  12. Is Not Patent, merupakan salah satu fitur dari Visual Basic 20005 merupakan konversi If Not X Is Not Y.
  13. Visual Basic 2005 Express, merupakan bagian dari Product Visual Studio. Microsoft membuat Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yang gemar dengan VB, salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yang merupakan produk gratis dari Microsoft.
  14. Visual Basic “ Orcas “ ( VB 9.0 ), dijadwalkan akan di rilis pada tahun 2007 dan dibangun diatas NET 3.5. Pada rilis ini, Microsoft menambahkan beberapa fitur diantaranya :
    • True Tenary operator, yaitu fungsi If ( boolean, value, value ) yang digunakan untuk mengganti fungsi IF.
    • LINQ Support.
    • Ekspresi Lambada.
    • XML Literals.
    • Nullable Type.
    • Type Inference.
  15. Visual Basic “VB X” ( VB 10.0 ), Visual Basic 10 yang juga dikenal dengan nama VB X akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10 direncanakan akan menjadi bagian dari Silver Light 11